MENGAKTIFKAN INDERA KEENAM UNTUK MELIHAT ALLAH SWT

Dan barang siapa di dunia ini buta hatinya, maka di akhirat nanti juga akan buta, dan lebih sesat lagi jalannya.

(QS. Al-Israa’ [17]: 72)

 

Mendengar kata ‘indera keenam’ pasti yang terbayang dalam benak kita adalah orang-orang sakti yang memiliki ilmu kanuragan tinggi, sakti mandraguna, bisa melihat apa yang orang lain tidak bisa lihat, dan bisa merasakan apa yang orang lain tidak rasakan. Manusia sebenarnya memiliki enam indera. Namun yang kita tahu selama ini hanyalah lima indera saja atau yang biasa disebut ‘panca indera’. Fungsi dan mekanisme kerja indera keenam dan panca indera sangat berbeda.

Panca indera terdiri dari mata, telinga, hidung, lidah dan kulit. Mata, digunakan untuk melihat. Hanya dapat melihat sesuatu apabila ada cahaya. Secara fisika, benda dapat kita lihat karena benda tersebut memantulkan cahaya ke mata kita. Jika tidak ada pantulan cahaya, meskipun di depan kita ada suatu benda, benda tersebut tidak akan bisa kita lihat. Misalnya dalam kegelapan, kita bahkan tidak akan mampu melihat tangan kita sendiri. Maka bersyukurlah kepada Allah SWT karena diberikannya sinar atau cahaya.

Indera penglihatan ini memiliki keterbatasan. Ia hanya mampu melihat jika ada pantulan cahaya pada frekuensi 10 pangkat 14 Hz. Mata tidak bisa melihat benda yang terlalu jauh. Tidak bisa melihat benda yang terlampau kecil seperti sel-sel ataupun bakteri. Tidak bisa melihat benda yang ada dibalik tembok. Bahkan mata kita sering ‘tertipu’ dengan berbagai kejadian. Misalnya pada siang hari yang terik, dari kejauhan terlihat air yang mengeluarkan uap di atas jalan beraspal. Namun apabila kita mendekat ternyata yang kita lihat tidak benar adanya. Ini yang kita sebut fatamorgana. Tipuan lain adalah pembiasan benda lurus dalam air, sehingga benda tersebut kelihatan bengkok. Bintang yang kita lihat di langit sangat kecil ternyata sungguh sangat besar, dan lebih besar dari bumi yang kita tempati.

Penglihatan oleh mata kita sangat kondisional, seringkali tidak ‘menceritakan’ keadaan yang sesungguhnya pada otak kita. Bukti-bukti di atas memberikan gambaran bahwa indera mata kita mengalami distorsi alias penyimpangan yang sangat besar. Namun, mata inilah yang kita gunakan untuk melihat dan memahami dunia nyata yang ada di luar diri kita. Matapun tidak bisa melihat apa yang ada dalam diri kita dan yang ada dalam diri orang lain. Apa yang orang lain pikirkan dan rasakan tidak bisa dilihat oleh mata. Mata sungguh sangat terbatas.

Namun keterbatasan ini harus pula kita syukuri. Bayangkan saja apabila mata kita bisa melihat benda yang ukurannya mikroskopis seperti bakteri ataupun jamur. Maka kita tidak akan bisa makan dengan tenang dan nikmat, sebab semua makanan yang kita makan mengandung bakteri dan jamur yang bentuknya sangat menyeramkan. Satu menit saja kita menyimpan makanan dalam keadaan terbuka maka jamur dan bakteri sudah ada pada makanan tersebut. Atau seandainya mata kita tidak terbatas, maka kita akan bisa melihat setan-setan dan jin-jin yang berkeliaran di sekitar kita, dapat melihat orang di balik tembok, dapat melihat proses pencernaan yang terjadi dalam tubuh kita sendiri sehingga menjadi kotoran. Sungguh kehidupan kita akan sangat menyeramkan.

Indera selanjutnya adalah telinga. Ia merupakan organ tubuh yang digunakan untuk mendengarkan suara. Telinga hanya bisa mendengar suara pada frekuensi 20 s/d 20 ribu Hz. Suara yang memiliki frekuensi tersebut akan menggetarkan gendang telinga kita, untuk kemudian diteruskan ke otak oleh saraf-saraf pendengar. Hasil dari interpretasi otak, suara dapat ditandai dan dikerahui. Apabila suara getarannya dibawah 20 Hz maka suara tidak bisa didengar, dan apabila melebihi 20 ribu Hz maka suarapun tidak akan mampu didengar dan bahkan gendang telinga akan pecah alias rusak.

Pada intinya telinga kitapun memiliki keterbatasan layaknya mata. Allah SWT memberikan batasan pendengaran pada kita sebagai karunia dan rahmat yang harus pula kita syukuri. Bayangkan saja jika pendengaran kita tidak dibatasi, maka kita akan bisa mendengarkan suara-suara binatang malam, juga kita bisa mendengarkan suara jin sedang bercakap-cakap, dan lain sebagainya, maka hidup kitapun tidak akan tenang.

Indera yang ketiga adalah hidung. Indera ini digunakan untuk merasakan bau. Di dalam rongga hidung terdapat saraf-saraf yang akan menerima rangsangan bau yang masuk. Selanjutnya saraf menghantarkannya ke otak untuk diterjemahkan. Sebagaimana mata dan telinga, hidung juga memiliki keterbatasan kemampuan. Misalnya, apabila hidung kita menerima aroma makanan yang terlalu pedas maka kita akan bersin-bersin. Apabila hidung sering merasakan bau busuk maka kepekaannya terhadap bau busuk akan hilang. Misalnya kita tinggal di lingkungan yang banyak sampah berbau busuk. Awalnya kita amat terganggu dan tidak tahan dengan bau tersebut, namun lama kelamaan kita tidak akan merasakan bau busuk tersebut.

Indera keempat dan kelima adalah indera pengecap dan peraba, yakni lidah dan kulit. Lidah digunakan untuk mengecap rasa, sedangkan kulit untuk merasakan kasar, halus, panas, dingin, dan lain-lain. Kedua indera inipun memiliki keterbatasan dalam memahami fakta yang ada di luar dirinya. Kalau kulit kita dibiasakan dengan benda kasar terus dalam kurun waktu yang lama, maka kepekaan kulit kita untuk memahami benda yang halus juga akan berkurang. Begitu juga dengan kemampuan lidah kita. Dalam kondisi tertentu, misalnya kita terbiasa dengan makanan pedas, maka lidah tidak akan merasakan enaknya makanan yang tidak terasa pedas.

Dengan berbagai penjelasan di atas tidak diragukan lagi bahwa lima indera yang kita miliki semuanya serba terbatas, kondisional, dan seringkali tertipu oleh hal-hal yang sebenarnya jelas namun terinterpretasi secara tidak jelas. Sebenarnya manusia memiliki indera yang lebih hebat lagi dibandingkan dengan panca indera. Itulah indera keenam. Setiap orang memiliki indera keenam yang bisa berfungsi melihat, mendengar, merasakan, dan membau sekaligus. Indera tersebut yakni hati kita. Akan tetapi beberapa potensi fungsi hati di atas tidak pernah mampu kita maksimalkan. Kenapa? karena memang kita tidak pernah melatihnya.

Manusia terlahir sudah memiliki indera keenam yang berfungsi dengan baik. Karena itu seorang bayi dapat melihat ‘dunia dalamnya’. Ia menangis dan tertawa sendiri karena melihat ada ‘dunia lain’. Seorang anak pada masa balitanya bisa melihat dunia jin misalnya. Akan tetapi seiring dengan bertambahnya waktu, kemampuan indera keenam tersebut menurun drastis. Sebabnya adalah orang tua kita tidak melatih indera keenam kita. Mereka lebih melatih panca indera kita untuk memahami dunia luar. Orangtua kita sangat risau apabila kita tidak bisa menggunakan panca indera kita dengan baik. Namun sebenarnya kemampuan penginderaan hati kita jauh lebih dahsyat.

Hati kita bisa merasakan, melihat, dan mendengar apa yang tidak dirasakan, dilihat, dan didengar oleh panca indera. Kita bisa ‘kenalan’ dengan Allah SWT hanya dengan cara mengaktifkan fungsi hati kita dengan baik. Kita bisa melihat Allah hanya dengan hati kita, bukan dengan mata. Kita bisa merasakan adanya Allah bukan dengan kulit kita, namun dengan hati. Allah SWT sudah mengingatkan kita dalam Alqur’an akan pentingnya menghidupkan hati, dalam Alqur’an surat Al-Israa’ [17] ayat 72 disebutkan: 

“dan barang siapa di dunia ini buta hatinya, maka di akhirat nanti juga akan buta, dan lebih sesat lagi jalannya”.

Rasulullah SAW pernah mengingatkan para sahabat akan pentingnya mengedepankan fungsi hati sebagai raja bagi kehidupan. Apabila kita menjadikan akal kita sebagai raja dan hati menjadi pengawalnya, maka tunggulah kehancuran hidup kita. Hati kita akan tertutup dengan bercak hitam sehingga kita tidak mampu mengenal Allah. Akal menjadi raja untuk diri kita karena kita membiasakan diri menilai kebahagiaan hidup hanya melalui apa yang dirasakan di dunia ini saja. Yang dilihat oleh mata, didengar oleh telinga, dirasakan oleh lidah dan kulit, semuanya diinterpretasikan di otak (akal). Sehingga kitapun lebih memercayai rsio, logika dan nalar kita untuk mengukur kebahagiaan hidup. Pola ini akan membawa kita pada pola hidup yang mengandalkan akal dan mengesampingkan hati nurani. Banyak orang yang pintar dan cerdas dalam menguasai suatu ilmu namun kering akan ruhani ketuhanan. Mereka tidak mampu melihat sesuatu yang metafisik, sesuatu dibalik segala ciptaan yang tak terbatas. Mereka akhirnya juga tidak mampu mereguk nikmatnya ibadah dan tidak mampu merasakan kehadiran Allah SWT.

 Berbeda halnya apabila hati kita yang menjadi raja bagi diri kita. Kita akan bisa merasakan kehadiran Allah SWT dalam hidup kita. Dalam kehidupan sosial, kita juga bisa merasakan apa yang orang lain rasakan (peka). Oleh karena itu jadikanlah hati sebagai raja bagi diri kita.

Orang yang tidak melatih hatinya saat hidup di dunia – sehingga hatinya tertutup – maka mereka akan dibangkitkan oleh Allah SWT di akhirat nanti dalam keadaan buta. Dalam surat Thahaa [20] ayat 124 disebutkan:

“Barangsiapa yang berpaling dari peringatanKu, maka sesungguhnya baginya penghidupan yang sempit, dan kami akan menghimpunnya pada hari kiamat dalam keadaan buta”.

Lalu, bagaimanakah cara melatih hati kita untuk bisa ‘melihat’ Allah SWT? Mari kita menuntut ilmu demi mengharap ridha Allah SWT, bekerja karena Allah SWT, sholat, puasa, bersedekah, dzikir, do’a, dan semua bentuk ibadah adalah karena Allah SWT, dengan hati yang tulus dan ikhlas. Insya Allah kita akan bisa melihat Allah SWT di dunia ini dan juga di akhirat kelak. Wallahu a’alam bi showab.

 

Muhammad Nizaar

Pengurus Takmir Masjid Baitul Qohhar UII Cik Ditiro

Lembar Jumat

167 Comments → “MENGAKTIFKAN INDERA KEENAM UNTUK MELIHAT ALLAH SWT”

  1. ................ 6 years ago   Balas

    awalnya aku gak percaya memiliki indera keenam. aku sering melihat kejadian – kejadian aneh dan sering berkomunikasi dengan jin dan hantu. tapi,apa itu yang disebut dengan indera keenam.

    • herman 4 years ago   Balas

      mungkin saja iya,karena itu kelebihan yang dititipkan oleh Allah SWT. dan syukurilah itu…..

  2. fuad 6 years ago   Balas

    saya selalu yakin kalau indera keenam itu ada

  3. hari nugroho 6 years ago   Balas

    saya sedikit kurang sependapat jika dikatakan untuk “melihat Allah..” mungkin yang dimaksudkan oleh penulis adalah melihat keagunganNya dbalik hamparan setiap ciptaanNya…memang, hati ini mampu merasakan kehadiranNya….akan tetapi sekali lagi organ anggota tubuh ini terlalu tumpul untuk melihatNya -dalam arti melihat sesungguhnya- apalagi untuk melihat dZatNya yang sedemikian besar, karena sesuatu yang dapat dilihat oleh mata berarti dapat dikuasai..sedang Dia adalah Maha Kuasa atas segala sesuatu…kita hanyalah sebutir debu…. DzatNya seemikian besar hingga alam semesta ini pun tak kuasa membendung dzatNya…melainkan alam semesta inilah yang berada di dalam dzatNya…subhanallah…betapa kita ini sebenarnya “terendam didalam dzatNya…”
    lalu bagaimana caranya untuk melebur bersatu dengaNya?
    untuk melebur bersatu dngannya tak cukup dengan mengaktifkan indera keenam kita, akan tetapi mengamalkan segala sifat2Nya dalam asmaul Husna dan menghidupkan kembali kemuliaan akhlak baginda Rosulullah saw.. maka ego eksistensi kita akan lenyap perlahan2 sedang yang tampak dan bersinar adalah ego dan eksistensi Sang iLLahi Rabbi……. “Dan apabila aku mencintai hamba2Ku maka jadilah aku pendengarannya untuk mendengar, penglihatannya untuk melihat, tangannya dengannya menghantam dan kakinya dengannya ia berjalan….” (hadist Qudsi)

    • herman 4 years ago   Balas

      subhanallah…Allah Hu Akbar… , luar biasa…merinding gue membaca tulisan anda,,,

  4. Kaptenvu 6 years ago   Balas

    Sekedar berbagi,ada kalimat dr teman yg buat sy sgt ampuh utk merasakan keberadaan Allah. Cukup dgn melafalkan dlm hati dgn ikhlas hanya berharap padaNya.
    “ya Allah.. aku mencintaiMu dan aku membutuhkanMu..
    Kumohon..datang dan terangilah hati ini..”

  5. Birrul Walidain 6 years ago   Balas

    Allah sangat sayang denganku tapi aku sering mengingkari dan menyakiti-Nya dengan amal yang tiada guna.

  6. santikeu 6 years ago   Balas

    Baca buku Quantum Ikhlas (Erbe Sentanu)…referensi melatih mata hati kita untuk meyakini dan membuka kesadaran akan kehidupan dalam Kuasa Nya.

  7. rhai 6 years ago   Balas

    buat birul walidain, segala sesuatu baik itu amal kebaikan maupun buruk atau sia2 akan kembali kepada diri kita dan anda. Manfaat dari setiap amal perbuatan toh kita juga yang akan kelak memetiknya, Jika kita tidak menaati perintahnya atau malah berbuat sesuatu yang sia2 sekali lagi itupun tidak mengurangi keagunganNya dan keperkasaaNya… Allah tidak butuh kita, melainkan kita yang selalu membutuhkanNya

  8. rhai 6 years ago   Balas

    jadi sebenarnya anda lah yang menyakiti diri anda sendiri

  9. zulkhaidir 6 years ago   Balas

    Manusia diciptakan Allah SWTsebagai penghuni bumi. Adapun hal-hal yang baik dan buruk yang terjadi hanyalah pandangan kita sebagai manusia. Betapa nikmatnya menjadi manusia, segala sesuatu yang terjadi di muka bumi ini adalah kehendak Allah SWT, kita sebagai manusia tinggal menjalaninya. Yang perlu dilakukan manusia sebagai ciptaan Allah SWT hanyalah melaksanakan segala perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya.

  10. kadek 6 years ago   Balas

    saya sangat senang dengan adanya website ini, semoga dengan hadirnya website ini akan dapat memberikan penerangan dan acuan bagi saya khususnya dan masyarakat luas pada umumnya, saya menambahkan sedikit kenapa sajian tidak disampaikan secara lengkap dengan teori?
    sekian dan terima kasih.

  11. Ramli 5 years ago   Balas

    Dengan melihat diri kita sendiri yang dulu tidak ada menjadi ada, adalah salah satu cara untuk melihat ALLAH itu ada. Wujudnya seperti apa? nanti diakhirat, Allah akan tampakan wajahnya dihadapan kita semua – khusus bagi orang2 yg bertaqwa.Insya Allah

  12. Hari Nugroho 5 years ago   Balas

    buat saudara Ramli maaf saya tidak sependapat dengan anda. Selamanya kita tidak pernah mampu untuk melihat Allah “dalam arti yang sebenarnya”, sekalipun ketika kita berada di dalam surga. Kita tidak akan pernah mampu untuk melihatnya, bahkan ketika Allah hendak menampakkan di hadapan Nabi musa as. maka gunung yang ada dihadapannya hancur dan musa as, pun jatuh pingsan. Logikanya, melihat cahaya matahari saja jika berlama2, akan membuat mata kita menjadi buta.

    Karena sesuatu yang bisa dilihat berarti dapat dikuasai oleh mata manusia…
    memangnya kita ini siapa??

    Kita hanya bisa atau mampu merasakan kehadiranNya, tanda2Nya dan kekuasaanNya yang terbentang dimana2 (untuk lebih jelas baca, artikel saya judul “Memahami Kehadiran Allah”, buletin al rasikh). Kita tidak usah perlu mencari Allah itu dimana, karena Dia sudah teramat dekat dengan kita, namun secara kualitas kadang kita merasa dekat, kadang jauh, bergantung dari kualitas ibadah dan upaya kita untuk mendekat kepadanya….

    Lihatlah ibrahim as, ketika mencari Allah di gugusan bintang2, matahari dan bulan.. dan akhirnya beliau menemukan kepasrahannya yang begitu dalam. Jika ilmuan2 lainnya menemukan pesawat, roda, rumus2 relatifitas fisika dsb,. Maka iBrahim telah “menemukan” Tuhan. Betapa hebatnya beliau. Ibrahim as adalah sesosok manusia yang memiliki pemikiran maju pada masanya untuk memahami kehadiranNya.

    Sekali lagi, yang ditemukannya adalah Dzat yang dapat menguasai jiwa raga manusia. Tidak mustahil Allah memberikan gelar kepada beliau sebagai “kholiullah” (kesayangan Allah) hingga tiga umat beragama -islam, nasrani, Yahudi- mengakui keistimewaan dan kemuliaan ibrahim. Rosulullah pun hanya melanjutkan agama ibrahim yang lurus.

    Katakanlah: “Sesungguhnya aku telah ditunjuki oleh Tuhanku kepada jalan yang lurus, (yaitu) agama yang benar; agama Ibrahim yang lurus; dan Ibrahim itu bukanlah termasuk orang-orang yang musyrik”.(Q.S Al Anam: 161)

    Untuk memahami wajahNya kita tidak perlu menunggu2 di surga. Coba yuk mari kita berjalan2, jangan hanya duduk termenung di masjid saja. karena memang Allah mengajak kita untuk bertyamasya untuk melihat wajahNya..

    “Berjalanlah kamu (di muka) bumi, lalu perhatikanlah bagaimana akibat orang-orang yang berdosa.(Q.S An Naml; 69)

    Katakanlah: “Berjalanlah di (muka) bumi, maka perhatikanlah bagaimana Allah menciptakan (manusia) dari permulaannya, kemudian Allah menjadikannya sekali lagi. Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu. (Q.S Al Ankabut; 20)

    Dialah Yang menjadikan bumi itu mudah bagi kamu, maka berjalanlah di segala penjurunya dan makanlah sebahagian dari rezeki-Nya. Dan hanya kepada-Nya-lah kamu (kembali setelah) dibangkitkan. ( Q.S Al Mulk; 15)

    dengan begitu kita akan menyadari bahwa kekuasaan Allah itu terbentang dimana2… melihat keindahan dan keharmonisan ciptaanNya saja membuat kita terperangah takjub!! Sungguh tak terbayangkan bahkan hanya membuat gila orang yang berusaha membayangkan rupa wujud Tuhan yang sebenarnya…

    Yuk mari kita menemuiNya disini, di dunia. sebelum menemuiNya disana -di alam Baqa’-dalam keadaan ridho dan diridhoiNya. Semoga, Amin.

    • Ahmad Jamin 4 years ago   Balas

      Subhanallah ternyata masih banyak saudara-saudaraku yang se iman yang care terhadap “keutamaan Ilmu”..Rasulullah bersabda ” Beramal tanpa berilmu adalah sia-sia”…sebenarnya kunci dari semua yang kita bahas di atas adalah “KITA HARUS TAHU APA TUJUAN HIDUP KITA YANG SEBENARNYA BERADA DI MUKA BUMI INI” kalo hal ini sudah terjawab maka saya yakin saudara semua akan tahu “Mengapa kita begitu terlahir dalam keadaan menangis (bertakbir)…Allah tidak berada jauh kok, thx sdrku Hari Nugroho..

  13. Hari Nugroho 5 years ago   Balas

    Dan kepunyaan Allah-lah timur dan barat, maka ke mana pun kamu menghadap di situlah wajah Allah. Sesungguhnya Allah Maha Luas (rahmat-Nya) lagi Maha Mengetahui.
    (Q.S Al Baqarah [2]: 115)

  14. TARSIWAD 5 years ago   Balas

    Assalamualaikum wr wb

  15. pearne 5 years ago   Balas

    saya hanya ingin mengupas lebih dalam orang2 bagaimana yang mampu mengasah indera ke enamnya? apakah ciri seperti (yang saya alami dari kecil dan meningkat semakin menakutkan sekarang) dapat mengetahui hal2 yang saya dan anggota keluarga serta teman2 yang saya kenal dan akan menjadi teman saya nantinya, akan alami, melihathal2 yang kasat mata, menyampaikan “pesan2″ dari “mereka2″ yang telah beda alam untuk disampaikan kepada orang2 yang telah ditinggalkan dan sangat “mereka: sayangi, dan serentetan kejadian yang mungkin orang yang “tidak mengasah indera ke enam”nya tidak bisa walau hanya membayangkan suatu kejadian? saya sangat tertekan dengan semua ini. mohon bantuan dan sarannya. apakah ini ada hubungannya dengan leluhur? mengapa dari (setelah saya selidiki) semua anggota keluarga besar saya, baik dari ayah maupun ibu, tidak ada yang seperti saya.? saya merasa “tidak normal” dibanding kebanyakan orang diluar sana. mohon bantuannya…………. terima kasih….

    • Hmm 3 years ago   Balas

      Allah SWT memberi seorang hambanya bakat/kelebihan tertentu pasti punya maksud yg mulia,artinya anda diberi kesempatan dgn kelebihan yg ada utk membantu org lain…

      Sy pribadi jg Insya Allah memiliki sdkt bakat seperti itu,trkdg sdkt “frustasi” apabila bisa tahu kejadian krg enak,kita ksh tahu yg lain tdk percaya,didiemin mlh kejadian,yg penting dgn “kelebihan” itu kita bisa lbh mawas diri & ttp tawakal kpd Allah SWT

  16. Alfakir 5 years ago   Balas

    Bismillahirahmanirahim sucikan hati kamu dengan zikirullah darjah melalui guru mursyid, sabda Rasullah Selullahualaihiwasalam setiap benda ada penyucinya dan menyuci hati adalah zikirullah, ulama muktabar mengatakan zikirullah ada dua hasanah dan darjah semoga berhasil amin

  17. sufimuda 5 years ago   Balas

    Indera ke enam itu masih bisa ditipu oleh Jin yang memiliki ilmu yang sangat tinggi.
    Melihat Allah hanya bisa terjadi atas bimbingan seorang Mursyid agar tidak tersesat.

  18. El Jallaludin Rumi 5 years ago   Balas

    mata bahkan jasad ini terlalu kotor untuk memandangNya… maka, bukan dengan mata kepala.

    dengan Cinta…

    darimanakah cinta itu???

    dari kesucian jiwanya

  19. Abahselatan 5 years ago   Balas

    :)

    salam kenal saudara sekalian., bila ada yang ingin melihat Tuhan, maka lihat lah diri sendiri., bukankah Tuhan telah mengatakan dalam Al-Qur’an “……Telah kutiupkan sebagian RUH KU, dalam ruh manusia dalam kandungan…..”

    nah ini yang perlu kita liat dan perhatikan apakah ruh itu, dan untuk dapat mengenal diri dengan sebenar diri mari kita mencari Guru yang dapat membimbing hati nurani., karena hanya denga ruh pula kita dapat melihat Tuhan, dan bila kita telah dapat melihat Tuhan dengan ruh, maka dengan pasti saudaraku kita dapat melihat Tuhan dengan mata kepala kita masing-masing. “…hanya orang-orang yang diberi petunjuk yang akan mendapat petunjuk dan bertemu dengan waliyullah yang dapat membawa umat manusia bertemu Tuhan..”

    salam kenal saudar semua..

    • Hmm 3 years ago   Balas

      Melihat Allah pasti bisa di Syurga nantinya (al hadits),byk yg tdk percaya dgn beribu argumen,pertanyaanku…utk kalian sanggup tdk bagi Allah membuat kalian sanggup melihat-NYA…

      Naudzubillah min dzalik,sekali kita percaya Allah tdk sanggup,bayangkan iman kyk apa yg kita punya skrg?

      Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang “dikehendaki-Nya”.

      Note: yg dikehendaki-NYA,bgmn ttg melihat-NYA yg sdh dijanjikan-NYA kpd Rasul SAW,kelak disyurga,soal knp Nabi2 sblmnya tdk bisa krn mmg blm saatnya & ada janji Allah SWT bahwa,yg pertama kali masuk syurga musti ummat Rasul SAW & melihat diri-NYA dgn nyata mmg hanya di syurga,makanya didunia tdk “diperlihatkan & diberi kemampuan utk melihat-NYA” kecuali kalian ingkar sunnah & menganggap hadits bohong belaka & Allah ingkar janji serta Rasul SAW tdk dpt dipercaya…

  20. Dina 5 years ago   Balas

    salam kenal to semua akhi wa ukhti….
    saya merasakan indra keeanam saya memberikan dampak positif bg saya…
    salahkah bila saya terus mengasah dan mempertahankannya…

    saya yakin, kelebihan yg diberikan dan datangnya dari ALLAH SWT, pasti bermanfaat bg hambanya dan ada hikmah di balik semua yg terjadi….

    saya yakin ALLAH selalu meridhoi hambanya yang berada di jalanNYA….

    • Hmm 3 years ago   Balas

      Tidak salah selama anda tdk mempergunakannya utk sesuatu yg salah,contoh:

      1.Ada org minta tolong lihat kerabatnya yg hilang maka anda menggunakannya utk membantu org dgn cara benar

      2.Ada org yg anda sukai kemudian dia sdg maaf “mandi” anda lihat dgn “indera keenam” anda maka otomatis anda salah,telah melihat aurat yg bkn hak anda

      Sy pernah baca dlm suatu kitab yg mana adalah karangan slh 1 wali Allah,yg kedua itu termasuk sesat,jika dipergunakan utk itu maka lbh baik buang ilmunya…

  21. Ahmad Arif 5 years ago   Balas

    Ass wr wb.
    Ya Allah Ya Ahad, ya Hayyu ya Qoyyum, Ya A’la, Ya Rohman Ya Rohim, Allahula illa ha illa hual hayul Qoyyum, Wa illa hukum Ila wahidun laillaha illa anta, Allahusomad Lam Yalid Walam Yulad Walam Yakul lahu kufuan ahad. Allahuma sholi ala muhammad nabiyil umiyi wa ala alihi wasohbihi wasalim.

    Kekanglah tujuh nafsumu, ,munculkanlah mutmainahmu, berzikirlah (Syukur, Tawakal dan Sabar). semua ini adalah cobaan bagimu.

    bagaimana engkau dapat merasakan kehadiran allah SWT, sedang engkau masih menyembah nafsu.

    bagaimana engkau dapat merasakan kehadiran allah SWT, sedang engkau tidak yakin akan bertemu allah SWT.

    bagaimana engkau dapat merasakan kehadiran allah SWT, sedang engkau Masih Terhijab…..

    Wahai saudaraku pecinta, pencari Allah Al Haqq, Biarkan lah Doa dan Zikir kita sebagai pembuka dan Nabi Muhamad SAW Sebagai penutun dan Ridhonya Sebagai Penutup..

    Biarkalah Sirr terpendam dalam diri kita…nur yang menerangi gelap….
    wahai pencinta……mengapa engkau mencari…..ia allah sangat dekat lebih dekat dari bisikan hatimu, lebih dekat dari nuranimu….

    wahai saudaraku… istiqomahlah…….jagalah pintu masuk pasukan syaten dalam dirimu…. dan bila engakau dikehendaki allah untuk menjadi walinya…. maka tak dapat terucap…….. selain zikirnya… amin

    semoga kita semua dilimpahkan rahmat dan dimasukkan kedalam surga firdaus dan melihat allah dengan hakul yakin…. amin

    • mazlan 3 years ago   Balas

      Hidup untuk di pakai…..mati di bawa mati…..

  22. Andrea.L.W 5 years ago   Balas

    Allah itu sbenarnya sangat sayang sm saya,
    tp jstru saya malah mmbalas kbaikanNya dgn prbuatan dosa dn sia2..

    Saya mnyesal dan saya ingin skali, terus dkat dgnNya

    • Hmm 3 years ago   Balas

      Dia dari awal kita diciptakan hingga kapanpun sgt dkt kpd kita semua dr yg kita bayangkan…smgt terus utk trs berbakti kpd-NYA,aamiin

  23. didi sutisna 5 years ago   Balas

    di atas semuanya ngomongin ketemeu Allah…kalo menurut saya…ketemu sama Allah di dunia…bukan hal yg mustahil….karena ada dalil rujatullahi taala fi dunya bil aenil kolbi…, nah bisa kan dengan kalbu….tapi tanggalin dulu tuh dunia…(badan kita) karena ini yg jadi hijab…kalo kata orang dulu mah..mati sebelum mati…yg bisa kelihat itu sifatnya…tapi jgn salah salah kalo kita udah melihat sifatullah pasti melihat dzatnya…karena dzat dan sifat itu satu tidak ada sifat kalo tidak ada dzat dan tidak ada dzat kalo tidak ada sifat….contohnya api dan panasnya…gula dengan manisnya…jadi sudah menjadi satu….tapi jgn salah melihat nya dengan kalbu…..atau dengan mata hati…..nanti akan berpandang pandangan deh kalo diijinin sama Allah….ini penting….sebab awal-awalnya ibadah itu harus kenal dulu sama yg mau diibadahin….atau awallu din ma’rifatullahi….ini intinya….ma’rifat tuh bukan tahu ada ciptaannya…itu mah anak kecil juga tahu….

    • wEKOsite 3 years ago   Balas

      @didi sutisna : salut buat penjelasannya … jalan makrifat juga jalan untuk menyempurnakan syariat. kalo mau sempurna ya kudu menjalankan syariat dan makrifat, tapi teman2 pada halaman ini membahas indra keenam untuk melihat Allah ? tidak ada kemampuan, keinginan, hasrat atau daya upaya manusia yang mampu melihat Allah kecuali Allah melihat diriNya sendiri. Saya khawatir teman2 kita tersesat dengan napsu mereka untuk melihat Allah dan mengambil cara2 atau ilmu amaliah tanpa tahu intisari dari kandungan kata MELIHAT ALLAH. walau demikian apaun yang terjadi dengan warna-warni teman2 kita adalah juga sudah menjadi kehendakNya … jadi hanya yang dikehendaki oleh Nya yang dapat bersama Nya … kepada Nya hanya dengan Nya tidak dengan yang lain, tidak dengan ilmu maupun amaliah.

  24. karyo 5 years ago   Balas

    bagaimana cara mengaktifkan indera ke 6,agar bisa memiliki daya kebatinan tersendiri..mhon jawab via email q..thx

  25. musadek 5 years ago   Balas

    Pemikiran manusia itu majemuk..yang penting segala pemikiran itu dimulai dengan Basmallah. Manusia memiliki akal dalam berfikir. Jika akal di bungkus dengan iman yang baik, maka Allah swt akan melindungi dan memberikan jawaban yang terang. Dengan berdebat seperti ini adalah bukti KALIAN “semua” mencintai Allah swt. Semoga Allah memberikan ‘RAHMAT DAN HIDAYAH’ kepada kita UMAT ISLAM yang di cintaiNya. Amin

  26. sarjiyanto 5 years ago   Balas

    bagamana caranya untuk mengasah indra keenam?

  27. kandagalantes 5 years ago   Balas

    memang indera ke 6 itu ada tapi dimana? bagaimana cara mengaktifkannya?

    logik sederhana saja, nabi MUSA AS yang sakti mandraguna saja tidak dapat melihat Allah SWT, ketika itu Allah SWT memerintahkan untuk melihat gunung kalau gunung itu tetap kokoh maka kamu pasti akan melihat Allah SWT tapi gunung itu hancur dan nabi MUSA AS pun pingsan khan.

    Indera ke 6 itu untuk apa sih?

    Kalau mau tahu coba kunjungi aku di
    http://fusion-kandagalante.blogspot.com

    biar gak pusing pilih saja
    http://fusion-kandagalante.blogspot.com/search/label/tm
    or
    http://fusion-kandagalante.blogspot.com/search/label/TD juga ok

  28. Putramedan 5 years ago   Balas

    Syalooom… Salam sejahtera buat kalian semua….
    Sebelumnya saya minta m’f, walaupun Pengalaman saya tidak banyak ( belum pernah Melihat Tuhan Kita) saya tdk setuju dgn pendapat saudara Hary Nugroho sebab sepengetahuan saya suatu saat pasti kita akan melihat Tuhan, Kapan?, Dimana?, Mengapa?, Bagaimana?, dan dgn tujuan Apa?, kita tdk tahu, karena Tuhan sudah buat rencana kepada Setiap Manusia yang telah Dia ciptakan dan itu salah satu Rahasia Allah.

  29. yogi mistraji 5 years ago   Balas

    saya ingin sekali dekat dengan allah hari-hari ingin terus berdekatan dengan allah, tapi hati saya merasa sudah jauh dari allah karena maksiat yang terus tiap hari saya kerjakan ikhwan akhwat doakanlah saya supaya diberi kekuatan bathin untuk bisa hidup dengan melihat dan dibimbing oleh allah. ya allah ampunilah dosa saya yang saangaaaat banyak.

  30. herrysuprastowo 5 years ago   Balas

    Bismillahhirahmanhirahim..
    Assalamualaikum wr wb..

    Senang sekali bisa membaca artikel ini..
    Bagi kawan2nya yang mencari atau yang membutuhkan metode praktis mengingat Allah dan Mengingat akhirat.
    Bisa kunjungi website kami : http://www.tafakur.com

    Insya Allah bermanfaat
    terima kasih

    Herry Suprastowo

  31. arif 5 years ago   Balas

    Yakinlah bahawa allah swt. melihat kita…

    • aa 4 years ago   Balas

      saya setuju dengan arif ” jika kita dekat dengan Allah sejengkal saja maka Alalh akan dekat dengan kita satu dhiro’ “

  32. zuwendra 5 years ago   Balas

    saya setuju dengan Saudara.Bahwa Allah meniupkan rohNya kedalam rahim ibu kita.jadi memang ada titik Allah dalam diri kita,mungkin apa yang disebut dengan hati nurani yang tidak pernah bohong.Agar titik Tuhan tsb selalu hadir pada diri kita, maka kita wajib untuk menjaga hubungan dengan Allah, yaitu dengan ikhlas menjalankan perintahnya (rukun Islam dan rukun Iman),ditambah dengan ibadah-ibadah sunah lainnya seperti Shalat Sunnah Rawtib,Tahajud,dhuha,dll,termasuk rajin bersedekah.

  33. Zaid 5 years ago   Balas

    Kita diciptakan ke dunia hanya utk ibadah, lakukan aja dg ikhlas tanpa ada kepentingan lain kpd alloh seperti ingin pengaktifkan indra ke 6 atw ingin jd wali, ibadah kita adalah wujud syukur kpd alloh.

  34. ariez keren 5 years ago   Balas

    Asslkum.
    Menurut aku semua jawaban yang benar milik Allah, Al Quran ciptaan Allah. Untuk semuanya kawan-kawanku marilah kita kembali baca dan mengkaji arti dari setiap bacaan/tulisan Allah tsb ( Al-Qur’an).
    Jujur saat mengetik ini saya dalam posisi yang bimbang yang sangat berat bebannya, tapi saya tulus ingin melihat Allah (jawaban yang sebenarnya bwt saya dengan kembali membuka dan mengkaji Al Qur’an dengan”semampu saya”) untuk bisa melihat kebenaran.
    Dan untuk kawan-kawanku janganlah pernah merasa tinggi dengan apa yang dimiliki oleh kita, karena menurut saya itu semua hanyalah titipan Allah yang harus dikaji dan disampaikan kedunia untuk membantu sesama dan coba amati pertanyaan saya ini :
    “Allah membedakan umatnya dari apanya???????”
    sory sob gw cuma berpendapat di bLog ini..Ohya satu lagi doain ya biar gw sukses & insyaALLah kalian semua sukses. kita didunia tahun dan abad yang sama, tolong jangan lupa saling mengingatkan dan mendoakan serta kembali untuk melihat firman Allah, hadis t Nabi Muhammad SAW dan Al-Quran.
    thnx N out
    _ariez.keren-

  35. Muhammad salman 5 years ago   Balas

    Assalamualaikum ,,???

    Untuk semua saudara muslimin-muslimah…!!

    Dzikrullah…..!!!!! Dzikrullah…..!!!!! Dzikrullah….!!!

    Dzikir Sir & Dzikir Zahar

    Allah akan menemui siapa-siapa saja yang Allah kehendaki…!!!

    Allah itu dekat

    kemanapun engkau menghadap disitulah wajah Allah

    Allah maha pengampun …!!!

    Wassalamualaikum…!!!!

  36. nadya 5 years ago   Balas

    allah,allah,allah..
    maha besar allah..
    ggu yakin allah menyayangi umut-umatna..
    ggu cinta ALLAH…
    LOVE YOU FOREVER ALLAH.

  37. nasir 5 years ago   Balas

    assalamualaikum wr wb.
    saya srg mrasakan bhwa indra ke enam tlh aktf,, saya hrp saya bisa mrsakan indra ke tujuh yaitu suatu bntk indra yg terletak pd pkiran. lau indra ke delapan, maka saya akn bs hdp bhgia di dunia, tp tdk dgn indra kesembilan, karena itu adalah indra mkhluk halus/ghaib yang apabila tak bisa di kontrol akan menjadi suatu malapetaka yg mnmpa dr anda. wspadalah dngan alat indra, jgn brhrap lebih dr lima bila blm bisa mmprtanggungjwbkan indra ytang ada, yg slama ini srg mnjadi dosa dan budak nafsu belaka

  38. sy setuju dan pernah ditolong dg orang2x yang punya indera ke 6…

    nah.,…klo ga setuju bisa call sy………..

    CHIHO 0813 2777 0107……………

    Thxxxxxxxxxxxxxxxxx

  39. tomi 5 years ago   Balas

    Saya pikir tak ada yang namanya indra keenam, itu adalah sebutan dari beberapa orang untuk mengungkapkan kebesaran tuhan pada mahluknya, namun penyimpangan yang menimbulkan syirik bagi sebagian orang lainnya yang mengartikan lebih kekuasan tuhan ini. Gaib hanya milik Allah, dan Wajib bagi kita mempercayainya dan meyakininya. Tak ada manusia yang bisa melihat hari esok, tak ada yang bisa melihat jin, tak ada yang bisa melihat malaikat atau sesuatu yang luar biasa bagi orang lain dan yang paling gila adalah kemampuan MELIHAT TUHAN. SETIAP ORANG PERNAH DALAM HIDUPNYA MERASAKAN SESUATU AKAN TERJADI ATAU KEINGINANNYA YANG KEMUDIAN MEMANG TERJADI namun itu hanyalah menunjukan kebesaran tuhan terhadap mahluknya untuk berpikir dan bertakwa kepadaNYA

  40. alfian 5 years ago   Balas

    saya sangat teringin belajar mengenali dan melihat Allah.
    tapi adakah benar yang dilihat itu ialah Allah?
    Allah pasti akan menunjukkan diiri-Nya kepada sesiapa yang dikasihi-Nya.
    tetapi adakah di dunia?
    di syurga adalah pasti.setiap hari dan waktu tertentu telah dikhaskan kepada golongan tertentu. tetapi bagi kekasih Allah, Allah akan sentiasa di sampingnya.

    Allah terlalu banyak rahsia-Nya. hanya sedikit sahaja dari golongan jin dan manusia itu dapat mengetahui rahsia itu. di sini bukan kita menidakkan atau membenarkan. manusia itu berbeza. sengaja diciptakan untuk mengisi taman-taman syurga atau lembah-lembah neraka. jadi siapa yang berusaha dia dapat dengan izin dan rahmat dari Allah.
    mengapa tidak mempercayai sebelum berusaha mengenali?
    apakah tujuan kita mencari Allah? adakah ingin memiliki karahmah? atau mahu berbangga dengan pencapaian kiita?
    solat, puasa, mengaji al-quran kerana apa?
    kerana Allah.
    adakah kamu kenal Allah?
    tak.
    jadi kamu nak melihat barang yang kamu tidak kenal?
    pasti sukar mencari barang yang tidak pernah dilihat.
    kesimpulannya, carilah guru mursyid yang benar-benar dapat menyelami hati muridnya. tidak tahu bertanya pada yang tahu. jika bertanya pada yang tidak tahu maka tiadalah jawapannya.

  41. Assalamu alaikum wr wb.
    semoga Allah membantu kita untuk membuka hijab dakam hati kita, amin
    sebap apapun yang kita lakukan akan sia sia jika Allah tidak berkenan.
    cobalah untuk membuang semua peri laku yang tidak bagus, kemudian bersihkan hati kita lalu isi kembali dengan sifat yang terpuji.lanjutkan dengan dzikrullah dan kekalkanlah,insyaAllah hijab kita akan terbuka dan betapa indahnya selalu bersamaNya.
    sebap Allah sangat dekat kepada kita lebih dekat dari urat leher kita sendiri.
    untuk lebih selamatnya silahkan membaca buku
    hakikat
    hikmad
    tauhid
    dan
    tasa ‘uf
    insyaAllah selamat dan berbahagia seperti yang saya alami, bahwasannya Allah itu sangat nyata, bersamanya tidak ada rasa gelisah, bahagia yang hakiki dan selamat dunia selamat akhirat dan terhindar dari siksa neraka.
    wastabiqul khairat

  42. Nur Alam S. 5 years ago   Balas

    Assalamu’alaikum,
    Allahuakbar, Allah Maha Besar, Allah meliputi seluruh alam
    Laahaula walaquwwata illa billah, tiada daya upaya kecuali dengan kekuatan Allah
    Melihat Allah? Apalagi yang mau dilihat?

  43. Bill Argadinata 5 years ago   Balas

    saya yakin bahwa indra ke-enam itu bisa kita manfaatkan untuk kemaslahatan hidup dan ini merupakan sesuatu yg sangat-sangat kita perlukan, tapi bagi kita umat Islam cara melatih dan menggunakan indra ke-enam itu ya melalui zikir tentunya. karena hanya dengan zikir hati kita merasa dekat dengan Allah,tenang,tentram,optimis dab hati ini jadi bercahaya. dan dengan hati yang bercahaya kita bisa melihat segala sesuatu melebihi jangkauan panca indra.jadi kesimpulannya panca indra dan indra ke-enam memerlukan “cahaya” dalam melihat sesuatu namun indra ke-enam ini dapat melihat maka kita harus berusaha memperoleh cahaya dan yang terpenting berdoa kepada Allah agar hati(indra ke-enam) kita diberikan cahaya, sehingga hidup selamat bahagia dunia dan akhirat…!

  44. Hasbullah Malay 5 years ago   Balas

    Ermm..betol sahabat2 ..
    Semoga kita diberi Cahaya hidayah utk menerangi mata hati kita..
    dalam perjalanan hidup di dunia utk melihat jalan yg lurus..
    Sehingga sampai ke destinasi kita nanti//

  45. hazman 5 years ago   Balas

    tolong ajari saya untuk aktifkan indra keenam, pls ya

    • Hmm 3 years ago   Balas

      Coba cara para wali Allah ini:

      1.Sedikit makan
      2.Sedikit tidur (khususnya malam,hanya tahajud & dzikir sampai subuh)
      3.Banyak berpuasa (wajib tentu,ditambah yg sunnah)
      4.Sedikit berbicara (kecuali baca Qur’an,berdo’a)

      Note: dzikir yg plg sering kalimah tauhid “laa ilaha illallah”

      Note: jika sdh dawam/selalu rajin melakukan 4 hal diatas,tnp terasa indera kita akan tajam,namun jgn langsung percaya apabila lihat sesuatu,harus selalu baca syahadah & fikih-nya mantap agar tdk dpt ditipu syaitan. (disinilah letak perlunya Mursyid bg murid)

  46. borneo 4 years ago   Balas

    ass..wah wah ni sapa agi yg bikin web sesatnih..boz..Allah tu g bisa diliat dengan mata telanjang pa lagi key indera ke6..wallahualam q g sependapat dengan ni web sesat…buju buneeeeng..bwt KONCO2 dan Tmn@ jangan terpengaruh ma ni websesat…seneng pade tu IBLIZZZZZZZZ…key..

    • alrasikh 4 years ago   Balas

      web sesat ? :D

      • mazlan 3 years ago   Balas

        Ilmu kita hnyalah setitik dr lautan ilmu allah, apakah kita telah mencapai ilmu allah yg sebenarnya sehingga kita boleh mengatakan sesat pd org lain. Ingatlah kita smuanya datang dr allah dan setiap ilmu yg kita ada psti datang dr allah jg, cuma bimbingan ,taufik ,dan hidayah allah jua la yg kita harapkan……yang benar tetap benar TAPI mungkin ada lg yg lebih benar,…..sama2 la kita mencarinya…amin…

    • Olala 3 years ago   Balas

      Kamu sendiri tdk sesat?…pernah Allah beritahu kamu langsung bahwa kamu tdk sesat?…ato Malaikat dtg blg kamu tdk sesat?…kalo blm,ambil air wudhu deh,biar gk kegoda syaitan jadi seorang yg sombong.

      Jgn main2 sembarang blg sesama muslim sesat cuma krn anda seorang “Wahabi”

    • aminudin 3 years ago   Balas

      Qta semua sedang berbagi anugrah ilmu, pengalaman yang masing2 qta punya, barangkali itu mesti disampaikan. Qta sangat boleh berbeda pendapat, karena qta memang ditakdirkan berbeda. BARANGKALI HANYA ‘BERBEDA PEMAHAMAN’ BUKAN SESAT..

  47. Dendi 4 years ago   Balas

    Alhamdullilah, diatas langit ada langit, tiap sesuatu tidak diciptakan ALLAH dengan sia-sia. Hormatilah orang lain yg bisa menjadi cermin u-diri kita sendiri.

  48. muhammad ali iksan 4 years ago   Balas

    saya setuju sekali, wlw saya memang masih awam . tapi itu semua memang benar, ………

    smg saya bisa cepat bisa menghidupkannya

    mohon do’anya

  49. Nuri annuron 4 years ago   Balas

    Assalmualaikum,
    Ikut nimrung ;
    Sabda Rosullullah SAW ; Jika engkau ingin melihaat Allah ,Lihatlah dengan kebesarannya, yaitu kau lihat dengan ciptaannya, gunung ,langit,bumi,air,dan lihatlah yang paling dekat adalah dirimu sendiri.
    Jadi :
    Apakah melihat Allah hanya dengan ciptaannya yaitu melihat diri kita, mampu melihat Dzat Allah yang ada dalam hati kita, yang menurut Para SUFI, Hati kita mempunyai ruang untuk kita bisa berkomunikasi dengan Allah?..Komunikasi yang bagaimana?, Kita dan Allah, Kita Dan Rasa Kita,atau kita & Hati ?

  50. iyuet 4 years ago   Balas

    Kelebihan yang dimiliki oleh manusia,, seperti indra ke-6 ini…menurut saya hal yang Mutlak terjadi dalam kehidupan…benar atau tidak kita serahkan kepada Allah..

    Karena saya pikir mempunyai atau tidak Indra ke-6 itu kita tetap manusia biasa..

  51. Anisur Rahman 4 years ago   Balas

    JOKHON OBOSHOR PAO TOKHON SHADHONA KORO & TOMAR PROVOR PROTI ASHOKTO HOU.

    Apa ini artinya ? – Redaksi -

  52. rizal 4 years ago   Balas

    say gak percaya sama pendapat anda………………sedangkan nabi muhammad s.a.w tidak bisa melihatnya…….ni webnya orang kafir ya,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,?

  53. yogi 4 years ago   Balas

    Jangan buang2 waktunya Bro… Dengan berdiskusi Ingin melihat Allah. Para Nabi & Rasul Allah sj tidak bisa melihatnya. Kita2 ini siapa…? Hati2…. Jangan Sampai SESATTTTTTT!!!!!!!. NB ” Kalau mau dianggap cerdas, Cari saja hal yg lain. Jangan Mencari TUHAN ….

  54. hamba Allah 4 years ago   Balas

    jaga lah hati wahai saudara ku

  55. hamba Allah 4 years ago   Balas

    dengan hati engkau bisa menang dengan hati engkau bisa kalah

  56. sugianto 4 years ago   Balas

    semoga ada manfaatnya, amin

  57. liendhajoza 4 years ago   Balas

    assalammualaikum

    saya mau bertanya…….
    ada pada suatu kejadian yang tengah berlangsung di hadapan saya tetapi saya merasa kejadian itu sudah pernah berlangsung sebelumnya!!!!!!!!!

    apakah itu adalah indera keenam???

    trus pernah juga suatu kejadian misalnya

    ada teman yang mengajak saya bicara dalam hati saya dia akan berbicara dan bertingkah seperti yang saya pikirkan ?????
    apa inikah yang di sebut indera keenam????

  58. freddy 4 years ago   Balas

    ALLAHUAKBAR… ALLAHUAKBAR…ALLAHUAKBAR…X999.999.999.999.999.999.999.999.999.999.999.999.999.999.999.999.999.999.999.999.999.999.999.999.999.999.999.999.999.999.999.999999.999.999.999.999.999.999.999.999.999.999.999.999.999.999.999…

    Kami sujud, bersyukur pada Mu ya Allah… Telah Kau percayakan sdr ku membuka website yg penting ini…

    Penglihatan pada gusti Allah, menurut hemat saya: tidaklah dipelajari lewat teknik dan metode penginderaan yang dapat diajarkan antara sesama manusia. Karna ianya merupakan limpahan rahmat dan kasih sayang langsung dari Sang Maha Pencipta pada tiap-tiap jiwa manusia yang tidak pernah menyerah dalam usaha pengenalan akan Tuhan NYA disertai penghambaan yang luar biasa pada NYA dlm penilaian langsung dari sisi NYA…

    Apapun yang kita lihat didepan mata kita, di alam raya NYA yang tidak ada batasnya ini, tidak diciptakan NYA dengan sia-sia termasuk gagasan mulia sdrku dari keberadaan website ini.

    Mari bersama kita saling menghargai, memetiknya sbg bahan perenungan pribadi kita tiap-tiap pertukaran pengalaman dan gagasan yg terjadi. Mungkin proses tsb bisa jadi bahan bakar yg menyalakan pelita di hati kita bersama…

    Allahuakbar…Allahuakbar…Allahuaklbar…

  59. Setiawan 4 years ago   Balas

    assalamu alaikum
    terima kasih ya allah yang telah memberikan kesempatan kepada kami untuk beribadah
    saya selalu yakin bahwa indera keenam itu berasal Allah dan diturunkan untuk orang-orang yang dikehendakinya. oleh karena itu, kita sebagai manusia. kita harus bersyukur apa adanya dan jangan mengharapkan yang berlebihan karena allah tdak menyukai hal2 yang berlebihan.
    kekuasaan allah luas tak terhingga oleh ruang dan waktu. Allah adalah tempat segalanya…
    sinar mentari bertasbih
    burung-burung bernyanyi
    angin bertiup memuji
    kekuasaan Allah yang mahabesar dan maha dahsyat
    sekali lagi indera keenam itu adalah karunia Allah yang diturunkan kepada hamba2nya

  60. suro goib 4 years ago   Balas

    Salam

    Bahasa lisan itu terbatas. Bahasa hati itu luas. Bahasa Rasa itu hampir tak terbatas (ukuran manusia, meski sangat terbatas menurut Maha Tak Terbatas).

    Melihat=ndelok=ndeleng=look=see dll semua bahasa lisan.

    Fisik itu terbatas, sebab dari unsur materinya terbatasi atom, neutron, elektron. materi fisiknya: maka sampai kapanpun tak mampu untuk ‘melihat’NYA. Jangan GUNAKAN: kecuali untuk mengamati hal-hal yang juga bersifat meteri (sebagai CIPTAAN DIA).

    Kesadaran permulaannya, jika sudah maka gunakan RASA HATI (bukan hepar:biologis) JIWA lalu kesadaran RUH. maka Atas Ijin NYA, anda sebagai manusia pasti akan ‘melihat’ DIA Allah Aza wa Jalla.

    Pengalaman itu tak bisa diungkapkan dengan bahasa lisan (maka jangan disampaikan jika bukan kepada sesama orang yang pernah merasakannya: pasti akan menimbulkan pertentangan, karena satu sama lainnya tidak menggunakan perangat yang sama untuk membahasnya:-satu fisik, lainya ruh; maka sampai kiamat pun takkan pernah ketemu. oleh karena itu bukan untuk dikonsumsikan ke klayak ramai). Karena bahasa lisan akan ditangkap oleh indra yang materiil (telinga) diteruskan ke otak (pemikiran). Syaraf meteriil ini sangat terbatas untuk bisa menterjemahkan pengalaman ‘melihat’ Allah walau saat didunia. alasannya DIA itu MAHA RAHMAN dan MAHA ROHIM.

    selama kita masih menggunakan wadah dan sarana fisik materiil, tentu akan sulit. tetapi kalau kita menggunakan perangkat jiwa RUH yang melengkapi unsur kemanusiaan kita, maka YAKINLAH. SELAMA TIDAK BERUSAHA MENGGUNAKAN, MAKA SELAMANYA TIDAK AKAN PERNAH BISA ATAU MAMPU. KECUALI SIAPA YANG DIKEHENDAKINYA. sebab ALLAH MAHA BEBAS. Bebas kepada siapa yang DIKEHENDAKINYA. Tetapi untuk mencapai sosok manusia insan kamil yang DIKEHENDAKINYA, butuh pejuangan super dahsyat pula. Tapi juga akan ringan dengan ANUGRAHNYA.(ingat: muhammad adalah seorang manusia biasa; tetapi setelah menggelisahkan hatinya kepada ‘kondisi’ kemanusian yang dihadapi pada kaumnya, turunlah hidayah, akhirnya turunlah Wahyu, jadilah dia sebagai Muhammad Rasulullah S.A.W.).

    Maka: Jernihkan hati hanya untuk KEPADA ALLAH. Itu kuncinya. Lanjutkan dengan sering-seringlah menanggalkan apikasi riil nafsu jahat, jangan membunuh nafsu, tapi arahkan nafsu untuk menjaga semangat keingintahuhan (dikendalikan). Sebab semangat ingin tahu itu merupakan gerigi dari anak kunci untuk membuka tabir-tabir RAHASIA ILMU-NYA.

    sebagai manusia aku tak tahu kenapa menulis ini. saat menulis inipun aku baru mengetahui pengetahuan ini. semua dari DIA. DIA senang kepada manusia yang ‘selalu’ membicarakanNYA. DIA senang untuk diingati (dzikir)dengan berbagai kemampuan yang dimiliki manusia. DIA SANGAT MAHA WELAS ASIH. CITA KASIH SAYANGNYA TAK TERBATAS OLEH APAPUN.

    Maka di forum ini, jangan bosan MEMBICARAKANNYA. Ngrasani yang baerfaedah adalah hanya NGRASANI DIA dengan KEAGUNGAN DAN KEMULYAAN YANG DIMILIKINYA.

    semoga berguna.

    • ILHAM 4 years ago   Balas

      Assalamu alaikum wr wb.
      Alhamdulillahi Robbil Alamin.

      Terima kasih atas pencerahan diatas, semoga Allah meridhoi ilmu yang saudara bagikan pada kami yang selalu berusaha mencari maksud dan tujuan Allah mengirim kami ke muka bumi ini. bukan hanya untuk menjadi khalifah keluarga atau kelompok, tetapi mungkin untuk menjadi sarana menyampaikan tegur sapaNYA kepada orang yang dikehendakinya. Wallahu alam bissawaf.
      Kalau tidak keberatan mohon tidak segan mengirim nasehat kepada saya via email. wassalam

    • aminudin 3 years ago   Balas

      Untuk melawan Syetan (yang Jin dan Yang annas) kita harus berlindung (Minta bantuan Alloh SWT). tidak mungkin kalau hanya mengandalkan kemampuan diri (Akal).
      Apalagi Melihat/Menyaksikan (Ro a, ‘Arafa, Liqo, Syahadah) Kepada Alloh SWT.

      Jadi yang pertama adalah, kita harus meraih dan memiliki RUH KU (fANAFAKHO FIHI MIN RUHIHI) atau RUH MIN AMRI (WAKADZALIKA AUHAINA ILAIKA RUH MIN AMRI) atau RUHUL QUDDUS.

      Setelah itu kita baru bisa IMAN (yakin akan Alloh bukan percaya) dan bisa ISLAM (Berserah diri)
      Kalau hal itu sudah diraih, Selanjutnya ya teusberserah diri, menerima apapun ketentuan Alloh (jangan terkrcoh dgn faham Fatalis), Tidak Bisa lagi memilih dan menolak, Mengatur dan merekayasa kehendak Alloh. (TAKWA?) Sebab kita memang betul2 LA HAULA WALA KUWWATA

      Itulah SIROTOL MUSTAQIM, jalan yang pernah dilalui oleh Oramg2 yg telah diberi nikmat (Para nabi dan Kekasih Alloh).
      Mari kita cermati lagi, setelah Akal menunjuki sampai pada batas tertentu (proses Pencarian Ibrahim As, Nb.Muhammad SAW dll) maka selanjutnya Beliau2 mengalami sesuatu Pencerahan dari dalam, bukan Pencerahan hasil analisa dan buah fikir akal (‘ALAMAL INSAN MA LAM YA’LAM).
      INHUWA ILLA WAHYUY YUHA

  61. loopzer 4 years ago   Balas

    you just found a new daily reader

  62. PAMIR 4 years ago   Balas

    apakah anda sudah melihat allah ? ? ?
    trus dalam keadaan apa melihat allah ? ?

  63. dolar Gratis 4 years ago   Balas

    Indra kuncoro ada lho :D ~~ peace . .

  64. holis 4 years ago   Balas

    panca indra ok, hati ok, lalu akal?

    bukankah kita mengenal Allah itu dengan akal (logika), sebagaimana leluhur kita Ibrahim a.s. adalah orang yang paling logis yang saya kenal (melalui bacaan) yang mengatakan Tuhan itu bukan bulan atau matahari, melainkan sesuatu yang lebih kuasa dari mereka dan dirinya.

    Pada umumnya saya setuju dengan pendapat anda tentang berupaya melihat Allah (seperti pertanyaan tentang ihsan) . Seseorang dikatakan sudah ihsan bila dia beribadah seolah-olah melihat Allah, tapi bila tidak sesungguhnya Dia melihatnya.

    So, kesimpulannya, cobalah lihat Tuhan dengan beribadah dengan sebenarnya beribadah, toh kalo masih tidak bisa melihat-Nya tidak apa2, toh sudah beribadah dengan baik.

    wassalaam.

  65. haryo 4 years ago   Balas

    ku hargai pandanganmu, hati yang bening selalu setiap saat dengan ya Robbi .

  66. Haris 4 years ago   Balas

    Assalammu’alaikum. Wr. Wb.
    “Manusia & jin Allah SWT ciptakan untuk beribadah kepada Nya, sebaik-baik ibadah adalah ikhlas untuk mendapatkan Ridho Allah semata..
    Kemudian kita disuruh berzikir mengingat Allah sebanyak-banyaknya, urusan akan melihat Allah atau tidaknya adalah kehendakNya.. Kita harus Ridho kepada Allah apapun balasan yang akan Allah berikan kepada kita, dan Allah tak akan mengingkari janjiNya.
    Wassalammu’alaikum. Wr. Wb.

  67. NONE 4 years ago   Balas

    PENYELESAIAN DARI SEMUA TOPIC DI ATAS ADALAH :-

    H.A.T.I

    • Hmm 3 years ago   Balas

      Betul sekali,hati yg bersih jernih dari segala perasangka buruk kepada-NYA dgn tetap optimis kepada-NYA dgn melakukan segala yg diinginkan-NYA…

  68. Izzey 3 years ago   Balas

    aku percaya segala ilmu datang nya dari allah swt. termasuk indera ke enam ini. salam sejahtera..

  69. sulistyarini 3 years ago   Balas

    wah betul tapi maksudnya bukan melihat ALLAH tapi melihat keagunganya jadi kita sebagai manusia harus bersyukur

  70. Teguh supriyadi 3 years ago   Balas

    Menurut pemahaman saya, Allah tidak bisa dilihat secara zahir di dunia, tapi kelak di akherat (di Surga) bisa dilihat sebagai tambahan kenikmatan yg Allah janjikan, sementara penghuni neraka tidak dapat melihatNYa. Catatan yg paling penting adalah bagi orang2 musyrik (yg berbuat syirik) mustahil akan dapet melihat Allah SWT. Wassalam

  71. Alel 3 years ago   Balas

    Indera ke 6 tu emank betul2 ada…

  72. rahmat 3 years ago   Balas

    z pernah melakukan shalawat sebanyak 1000x se usai sholat,berarti shalwat yg z lakukan berjumlah 8000x dlm sehari,krn shalat yg z lkkn adalah:shalat 5wkt..slsai isya z shalat tasbih,sblm subuh tahajud,seusai subuh dhuha…z sllu shalawat dlm hati serta mengucapkan dgn pengaturan nafas..dan apa yg z alami???hanya dlm jangka wkt kurang lebih 2 bulan z mnmukan kejaiban yg sungguh tdk d sangka…setiap kali z mmndg ke arah manapun z sllu melihat cahaya yg lbh terang drpd cahaya las listrik,dan berbicara dgn siapapun z lgsg tau klw org tsb brdusta atw berkata benar,,dan z bisa memandang tembus apa yg ada dlm hati org,sblm dia mengatakanx…maha besar ALLAH…SUBHANALLAH WALHAMDULILLAH WALAILAHAILALLAHU ALLAHUAKBAR.

  73. nurul qalbi 3 years ago   Balas

    THANKS semoga menambah wawasan kita..Amiin…..

  74. cecep 3 years ago   Balas

    Bagi saya pribadi Islam itu artinya adalah berserah diri kepada kekuasaan Allah SWT secara penuh baik lahir maupun bathin. Dan menurut pengertian saya tidak dapat dikatakan menyembah kepada Allah SWT apabila pada waktu melaksanakannya akal pikiran dan nafsu masih dalam keadaan aktif. Jadi kita harus melatih jiwa ini agar dapat berkembang ,dengan cara berniat menyerah saja sepenuhnya kepada kekuasaan-Nya, jangan mikir apa2 dan jangan pengen apa2,rilex saja. Karena dalam keadaan demikian kekuasaan Allah SWT automaticly akan connected dengan jiwa kita,sehingga kita akan merasakan adanya getaran hidup didalam hidup kita.Biarkan kekuasaan Allah bekerja membimbing jiwa kita agar kita dapat beribadah (berbakti) kepada-Nya sesuai dengan yang dikehendaki-Nya,bukan sesuai dengan yang dikehendaki akal pikiran dan nafsu kita. Karena hanya kekuasaan Allah SWT yang bisa menon aktifkan akal pikiran dan nafsu kita juga membersihkan kotoran2(dosa) yang menutupi jiwa kita. Dan sesungguhnya manusia itu tidak ada yang pandai,yang pandai hanya Allah SWT. Dan sesungguhnya seluruh manusia didunia ini jiwanya sudah dikudeta oleh akal pikiran dan nafsunya semenjak dilahir didunia, dan hanya kekuasaan Allah SWT yang bisa mengembalikan akal pikiran dan nafsu kembali ketempat duduknya masing2,karena akal pikiran dan nafsu manusia itu tidak diciptakan untuk menyembah Allah SWT melainkan hanya untuk membantu jiwa manusia agar dapat bertahan hidup di planet bumi ini,apabila akal pikiran dan nafsu itu diperintahkan menyembah kepada Allah SWT mereka akan menentang.Dan apabila jiwa manusia itu sudah terbebas dari dominasi akal pikiran dan nafsunya karena selalu mengikuti bimbingan kekuasaan Allah SWT,maka Jiwa tersebut akan menjadi Raja dalam kehidupan di Dunia ini dan akan perperan untuk mensorgakan akal pikiran dan nafsunya sendiri. Jadi manusia itu sesungguhnya tidak bisa apa2 kecuali menerima dan melakukan saja, Lahaula wala kuata ilabillahil aliyil adziim.

  75. neemazz 3 years ago   Balas

    manusia di ciptakan untuk menyembah Allah hanya untuk menyembah-Nya……………….ingat tak ada yang sempurna kecuali Allah…………… kita di ciptakan punya hati………………..punya pikiran ………………itupun yang menciptakan Allah………………………….LA HAULA WALA KUWWATA ILLA BILLAH……………………….

  76. ofal 3 years ago   Balas

    bagus tulisannya.. saya suka.. dan cukup mengerti.. ternyata memang ada perintah dalam Al-Qur’an yang menyebutkan bahwa kita harus “melatih hati kita”
    memang banyak orang yang bilang kalau kamu mau melatih indera keenammu (dalam hal ini adalah hati kita) lepaskanlah semua hal yang berbau duniawi dan semacamnya..

    judul-nya memang terlihat provokatif, tapi saya yakin bila anda membaca benar2 isinya, judul yang diberikan itu ditujukan buat keindahan dan pancingan kesadaran kita, cuman disengaja berbeda agar tetap menarik dan berefek kita bisa benar2 mendapatkan pesannya..

    karena itu saya tak setuju klo dibilang sesat..

    “suatu tulisan jangan hanya dibaca, jangan cuma hanya dipikirkan, tapi imajinasikan..”

    sekali lagi ini tulisan yang bagus..

  77. cappo 3 years ago   Balas

    hidup Alloh…………..

  78. cappo 3 years ago   Balas

    barangsiapa yang mengenal dirinya, maka akan mengenal Tuhannya

    • Maiso Rani 3 years ago   Balas

      benar kembali dulu kefitrah baru kejenjang yang lebih tinggi

  79. cappo 3 years ago   Balas

    Ingat al-qur,an bukan ciptaan Alloh tp al-qur,an adalh Kalam-Nya

  80. ramdhana 3 years ago   Balas

    subahanallah …………..walhamdulillah
    sungguh mulianya allah kepada hamba nay sekalian oleh karena tu kita harus beribadah dan melakukan syariat ya ALLAH SWT dan mengajarkan sunahhnya RASULULLAH SAW

  81. sumitro 3 years ago   Balas

    allah itu dekat ..lebih dekat dr urat leher,masuk ke dlm untuk menemuinNYA.dlm Q.S AL ANKABUT: 5 barang siapa yg mengharap pertemuan dgn allah,maka sesungguhnya waktu yg di janjikan allah pasti datang dan DIA lah yang maha mendengar lg maha mengetahui………………….harus cari mursyid untuk membimbingnya.

  82. arifkurnia 3 years ago   Balas

    semoga allah selalu bersama kita

  83. arifkurnia 3 years ago   Balas

    dihati kita ALLAH selalu ada, apapun yang kita kerjakan,yang kita jalankan ALLAH maha melihat lagi mendengar……

  84. rulan.d 3 years ago   Balas

    Ass. mhn maaf sy belum tahu hal-hal ttg indra keenam. utk itu tolong kasih tau bagaimana caranya membangkitkan indra keenam agar sy biar tambah dkt dgn Allah.swt. amin…trims.

  85. akas 3 years ago   Balas

    Allahu Akbar … Allahu Akbar.. Allahu Akbar,.

  86. jon 3 years ago   Balas

    wahai saya telah melihatNya, dan saya tidak ditimpa bahaya dlm menyaksikanNya.. umat manusia terpecah jadi 3 golongan, 1.ingkar, 2.ragu2 dan 3.percaya. posisi kita di golongan mana ya?

  87. Arief hasta 3 years ago   Balas

    Maha Besar Allah yg Telah menciptakan Manusia n Alam Semesta… Ku Cinta Allah… Allahuakbar… Tulisan yg bagus…Dapat memberikan motivasi yg bagus untuk lebih mencintai Allah…

  88. Maiso Rani 3 years ago   Balas

    benar sekali,skrg ini membahas tentang indera keenam/mata batin bukan tassawuf ataupun ketuhanan, ditakutkan ilmu yang benar menjadi salah karena pemahaman yang salah, dari pada kita ketingkat mengenal Allah lebih baik kembali kedasar megenal diri dulu, krn hakekatnya mengenal diri dulu baru mengenal Allah, klo mo bahas tassawuf pindah ke blogg laen..trimakasih

    • Pammase 1 month ago   Balas

      setuju sdra : man arafa nafsahu fakade arafa rabbahu,,,kenali diri anda jika ingin mengenal Allah,,,jadi untuk membahasnya kenali diri kita bahkan kita harus mengetahui sejak di ciptakannya nur muhammad sampai kita di lahirkan,,,

  89. kingmalcin 3 years ago   Balas

    sudah-sudah jangan berdebat !!!! ingat semua hati itu memiliki mata…coba renungkan

  90. sebamban 3 years ago   Balas

    saya berterima kasih dgn adanya web ini,sangat membantu dgn adanya komemntar yg bermanfaat…sukses selalu …

  91. edi xenon 3 years ago   Balas

    shalat dulu yg benar nanti bisa khusyu jangan langsung pengen lihat allah, harus istiqomah dalam kehidupan sehari-hari shohib

  92. omen 3 years ago   Balas

    allah itu ada,klo kita brpikr positif

  93. Rully 3 years ago   Balas

    sampurasun…..
    mohon maaf ini adalah hasil kutipan
    tapi memang ini yang saya rasakan

    Pertama :
    Hilangkan dari pikiran semua yang berbau kata-nya..yang belum pernah kita rasakan. Hilangkan / kosongkan semua bunyi isi kitab suci Zabur, Taurat, Injil, Al Qur’an, Wedha dan semua kitab ilmu pengetahuan apapun yang ada didalam pikiran.
    Kata kuncinya adalah. ALLAH SUDAH ADA sebelum semua kitab suci dan kitab ilmu pengetahuan turun kedunia.

    Kedua:
    Yakini bahwa ALLAH adalah hanya sebutan karena kata-kata Allah terjadi sesudah manusia bisa bicara. Sebelum manusia bisa bicara , sebutan kata-kata Allah belum ada.

    Ketiga :
    Dalam kebisuan, ketulian cari siapa yang menguasai diri kita. Fakta menyatakan bahwa HIDUPlah yang menguasai diri kita. tanpa HIDUP diri kita tidak pernah bisa merasa, tidak pernah bisa melihat, tidak pernah bisa mendengar, tidak pernah bisa shalat, tidak pernah bisa belajar, tidak pernah bisa bekerja. Bukti bahwa HIDUP itu MAHA MENGUASAI semua yang bergerak, semua yang tumbuh. Oleh karena itu HIDUP Dilafadskan dengan sebutan ALLAH.

    Keempat :
    Jangan takut anda di cap murtad oleh siapapun. Dan jangan menceritakan kepada orang lain sebelum anda merasakan sendiri buktinya. Karena ini hukum ma’rifat (al ma’rifatus illah Haq).

    Kelima :
    Yakini dan rasakan Kekuasan ALLAH atas alam semesta. Melalui tindakan (laku). Karena sesungguhnya kuasa manusia hanya seperti sebutir debu ditengah padang pasir.

    Keenam:
    Rasakan tanda-tanda / sinyal bahwa anda telah mulai mengenal diri. Karena mengenal diri adalah gerbang untuk mengenal ALLAH.

    Tanda pertama
    Jika kita berpuasa, kita tidak akan pernah merasa lapar.
    Karena ALLAH tidak makan dan minum.

    Tanda kedua:
    Jika melihat / mendengar lawan jenis, tidak timbul berahi dimata, didada, ditelinga dan di kemaluan.
    Karena ALLAH adalah tunggal, tidak ada sekutu bagi-NYA

    Tanda ketiga:
    Tidak pernah menuntut atas segala kekurangan imbalan dari apa yang kita kerjakan. Karena semua rezeki di atur/ ditentukan oleh ALLAH

    Tanda keempat:
    Tidak menyalahkan / menghakimi (keyakinan) orang lain, baik seiman maupun tidak.
    Karena keputusan Benar atau Salah, ALLAH yang menetukan.

    Tanda kelima:
    Mampu berbuat adil atas harta dan perasaan tanpa mengharap imbalan. Karena ALLAH memberi tanpa diminta.

    Tanda keenam:
    Sebenar-benarnya masih ada banyak tanda-tanda yang bisa dideteksi dan dirasakan bila kita mulai mengenal diri. Karena seluruh Sifat ALLAH ada didiri seluruh umat manusia, tidak terkecuali.

    Nah Sekarang coba di ingat-ingat, tanda mana yang sudah anda dapat rasakan ?
    Semakin banyak tanda-tanda yang didapat maka semakin dekat diri ini kepada ALLAH.

  94. Susilo 3 years ago   Balas

    Kalo cuman melihat buat apa… Berarti kita masih jauh dg Nya. Lebih baik merasakan keberadaanNYA, keindahanNYA, kebesaranNYA…Dan jalan yg tercepat untuk mencapainya cuman satu yaitu HUBB

  95. Terry 3 years ago   Balas

    AssLamualaikum…..
    Sungguh bruntung orang2 yang di anugerahkan hati yang bersih sehingga dapat merasakan Allah itu dekat…maka pertahankanlah karena itu harta yang berharga.
    mungkin saya hanya manusia yang berlumur dosa,,,saya sering tak mampu mengendalikan hati saya,,,,saya merasa jauh dari Allah, saya ingin sekali kembali ke jalannya…merasakan kehadirannya dan merasakan cintanya,tetapi a da sesuatu yang selalu hati saya tak dapat menyelesaikannya sehingga hati saya seperti tlah membatu bahkan mati untuk merasakan kehadirannya…sungguh tk ada yang mengerti keadan saya ,,,saya mohon Akhi Ukhti beri saya jawaban harus bagaimana saya?

    • minhaj 2 years ago   Balas

      yang jelas janganlah kita berprasangka buruk terhadap Allah…apalagi berputus asa terhadap Rahmat Nya….Bukan Amal yang menyampaikan kita kepada Surga Allah…Tapi Ridho & Ampunan Nya lah yang menyelamatkan kita dari siksa Nya….
      Bukan kah Allah yang ber firman dalam hadist qudsi :….sesungguhnya RidhoKu mendahului MurkaKU….banyak2 aja minta ampun terhadap Allah…
      ( Sebenarnya kita sama…banyak dosanya dari pada amal baiknya,,,,tp salahkah klo kita minta ampunan Nya dan siapa yang bisa melarang Allah menghapus dosa kita…mimpi kale…) ok.
      klo ada masukan bagi aku juga dong….

  96. Ryan 3 years ago   Balas

    Sesungguhnya bila kau tidak dapat melihat Allah maka Allah lah yang melihatmu !

  97. umar 3 years ago   Balas

    belum ada manusia sempurna yang telah diciptakan oleh penciptanya dapat melihat penciptanya.. rasul dan nabi pun belum pernah melihat itu. kisah seorang nabi yang sangat ingin bertemu dengan allah hanya dapat melihat cahaya terang dan amat terang melebihi matahari.

    hanya allah yang dapat melihat hambanya…

    tolong direfisi kembali catatannya (melihat Allah).

  98. minhaj 2 years ago   Balas

    Allah itu…
    Dikata kata niscaya lidah mu kelu
    Dilihat dengan mata niscaya mata mu buta
    Didengar dengan pedengaran mu niscaya telinga mu tuli
    Dirasa – rasa dengan rasamu niscaya engkau binasa…

    karena mmg semua yang ada ini milik Nya….
    min adamin ila ujudin wamin ujudin ila adamin
    hanya dengan Allah kita bisa melihat Allah….

    Semoga faham kita semua…di ridhoi Allah…
    Mmg Allah Ilmu Nya sangat luas….Allah hu Akbar….

    salam cinta untuk semua

  99. sandy 2 years ago   Balas

    assalamu alaikum.. sebelumnya saya mohon maaf kepada sodara ruli..saya tidak sependapat dengan kutipan itu, kalau lafas aulah dianggap hampa,,karna sepengetahuan saya,,sebelum nabi adam dan para malaikat diciptakan,,lapas ASHADU ALLAH ILAHA ILLAULAH WA ASHADU ANNA MUHAMMAD DAURASULULLAH,suda ada,,dan sedikit informasi but teman2..BAGI YG PENGEN BERTEMU AULLAH..itu tidak mustahil,bagi siapa yang percaya..
    1,satukan diri pada rahasia
    2,masuklah kealam tanpa batas
    3,telusuri cahaya 7 warna
    4,malaikat akan menjemput..dan km akan bertemu rahasi dibalik rahasia,

  100. indra 2 years ago   Balas

    cukup renungkan” atas perbuatan”

  101. alfan 2 years ago   Balas

    aku dah berhasil ngaktifkan indra ke-6 tapi jadi nakutin

  102. apendi (malaysia) 2 years ago   Balas

    allahuakbar

    aku hanya insan,
    mencari tuhanku,
    takdapat tidur dikala ini,
    adakah benar aku bermimpi,
    mimpi mencari maha pencipta,
    sesungguhnya,
    aku daif,
    penuh kehitaman di dalam imanku,
    aku bersyukur aku islam,
    tapi….
    aku malas,
    aku hanya berkata2,
    tak lakukan suruhan tuhanku,
    aku terkadang engkar…
    aku malu pada diriku,
    ya allah ampunkan aku,
    kau berikan aku cahaya,
    agar terang dari kehitaman hatiku ini..

    amin..

  103. muhamad azli 2 years ago   Balas

    Ana abduka…..Dengan nama Allah yg maha pemurah…lagi maha mengasihani…Aku melihat Allah dengan Allah..sekali peristiwa datanglah seorang sahabt kepada nabi s.a.w. Dengan menganjurkan pertanyaan;” wahai rasulullah apakah amalan yang lebih utama?” Jawab rasulullah s.a.w. “Ilmu pengatahuan tentang Allah swt.!”. Sahabat itu rupanya menyangka salah tangkap, ditegaskan lagi, “wahai rasulullah kami bertanya tentang amalan, sedang anda menjawab tentang ilmu!”..jawab nabi pula,” sesunguhnya sedikit amalan akan berfaedah bila disertai dengan ilmu tentang Allah, dan banyak amalan tidak akan bermanfaat bila disertai dengan kejahilan tentang Allah..hadis rasulullah s.a.w perimustahaknya menitik berat pengatahuan tentang Rabbul Alamin

  104. kampret 2 years ago   Balas

    HEBAT,,, Tapi jangan asal ngomong yah, Brother

  105. Yani Azza 2 years ago   Balas

    ya kalau kita bicara mengenai allah tdk perlu jauh jauh allah itu ada dekat kita bahkan lebih dekat dari batang leher kita kalau mau mengenalnya maka kenal diri kita dulu pelajari sifat 7 dan 20 kalau memahami sifat tersebut maka akan kenal kita akan tuhan yang ada dlm diri kita, trus pelajari asal mula kejadian akan diri kita maksudnya bukan hubungan antara ayah dan ibu melainkan asal mula terjadinya manusia mulai dr jasad yg diam sampai dimasukanya roh kedalam tubuh kita ini,dan bagai mana mula terjadinya roh manusia diciptakan allah

  106. anonymous 2 years ago   Balas

    assalamualaikum

    afwan al rasikh,
    mohon di jelaskan surat2 al-qur’an di bawah…
    segala respon-nya saya ucapkan terima kasih…

    nuhun

    =================================================================

    Adapun di dalam kehidupan dunia, maka tidak ada seorang pun yang dapat melihat Allah, sebagaimana firman-Nya:

    “Dia tidak dapat dicapai oleh penglihatan mata, sedang Dia dapat melihat segala penglihatan itu, dan Dia-lah Yang Mahahalus lagi Maha Mengetahui.” [Al-An’aam: 103]

    Allah Subhanahu wa Ta’ala pernah berfirman kepada Nabi Musa Alaihissalam:

    “Kamu sekali-kali tidak dapat melihat-Ku.” [Al-A’raaf: 143]

  107. jaya bistara 2 years ago   Balas

    sungguh luar biasa kata -kata itu membuat hatiku jadi terbakar da terharu seakan isi hati ini ingin
    keluar dan mengucapkan betapa bahagianuya orang jika sampai melihat allah swt dan bisa menjalakna perintahnya serta menyempurnakan alat panca indra yang telah di ciptakan.tiada tuhan selain allah dan tiada rosul selain nabi muhammad saw.dan tiada kekeutan selain pertolngan aallah dan segalanya adalah kehendaknya.jika dia mengizinkan maka terjadilah.amin

  108. ari 2 years ago   Balas

    ada kata atau kalimat yang di ungkapkan dalam perjalanan kisah para sufi untuk mempermudah menemukan Alloh SWT yaitu ” Kalau kamu tau siapa dirimu maka kamu akan tau Tuhanmu “( Alloh SWT ) jadi cari tau dulu siapa, apa, sebenarya jati diri qita yg sejati/ murni ? baru qita mencari menuju kepada Alloh SWT. gitu kata orang klo pengen liat Alloh SWT harus dengan tatakrama tidak hanya indera ke-6 aja, klo pengen minat mengenal, merasakan, melihat Alloh datang aja di PonPes Ahlus Shofa Wal Wafa Simo Ketawang Wonoayu – Sidoarjo Jawa Timur atau Ikuti Pengajian REBOAN pukul 21.00 – selesai ( umum ).
    “mantabkan hati dan yakin hanya mengharap RidhoNya ” amiin yaa Robb….

  109. matahari 2 years ago   Balas

    wahai teman teman ku…. bacalah sejarah nabi kita dulu sebelum membicarakan nak melihat allah. nabi kita israk mikraj : dapatkah dia melihat allah? jiak dapat kenapa baginda x sebutkan dalam hadith.jangan terpedaya dengan syaitan.. ingat makin jauh kita pergi makin kuat godaan….sdgkn adam kat syurga tewas ikan pula kita… nabi da pesan ikut je. ramai saudar kita teraniaya di palastine..jika benar nak lihat allah… mari fi sabilillah.. maka cepat kita
    brtemu .

  110. ibrahim 2 years ago   Balas

    subhanallah………

  111. AKU 2 years ago   Balas

    Aku di Rahasiamu…….

  112. Ghoyank 2 years ago   Balas

    Yg manasih alah swt

  113. ibnu sina husin 2 years ago   Balas

    Bagaimana aktifkan indera ke 6?

  114. Rahmad 2 years ago   Balas

    Hakikat Allah yang akan dirasakan

  115. hamzah 2 years ago   Balas

    Bismillahirrohmanirroim,

    Allah Ilahi Robbi (Allah Pencipta dan Penguasa), Allah lah pencipta dan penguasa Alam Semesta,Segala sesuatu yang dapat di lihat mahluknya (Manusia,Malaikat,Jin,dll) adalah Alam,karena itu manusia diberikannya Iman ( “Rasa” kedekatan kepada Allah), Semakin Ia tulus ikhlas menjalankan perintah Allah dan Rasulnya misalnya Sholat,berbakti kepada Orang Tua,sayang kepada Fakirmiskin,dan senantiasa berbuat baik Insya Allah, akan di ungkap tabir itu sedikit demi sedikit di Qolbunya yang berarti bertambah kuat iman dan akan diuji Allah Seorang Hamba, jika Ia tetap pada jalan yang lurus akan ia ungkap lebih dalam tabir itu sehingga iman (Rasa kedekatan) semakin Kuat, tapi itu semua butuh waktu dan proses yang lama untuk mencapai tahap tersebut, rasa kedekatan (Iman kepada Allah)akan bermuara pada khusuknya dalam Sholat, semakin rasa itu kuat semakin khusuk ia dalam sholat karna semakin jelas dirasaka hamba akan Kebesaran, Keagungan, Kemuliaan, Kasih Sayang Allah , dan hakekat semakin kuat Iman (Rasa) kepada Allah semakin ia sayang dan hormat ke pada sesama sebagaiman para Nabi dan Rasul.

    Kesimpulan :
    1. Wujud Allah Mutlak tidak dapat dilihat hingga suatu waktu yang telah Ia tetapkan di sisiNya.
    2. Iman (Rasa Kedekatan kepada Allah merupakan Rahmat dari sisinya) akan semakin kuat seiring dengan perjalanan waktu dan keihlasan dalm menjalankan perintahNya serta proses ujian yang dihadapi.

    Salam

  116. amin 2 years ago   Balas

    mari saling mendoakan agar kita dibimbing-Nya kejalan yang lurus.
    Ingat kita masih dalam perjuangan untuk menjalankan perintah dan menjauhi larangan-Nya dengan penuh ‘kesadaran + keikhlasan’.
    Semoga jadi masukan.

  117. coglock 2 years ago   Balas

    manusia saling bertanya tentang Allah yang maha Pencipta, lalu Allah menantang manusia dengan kalimat ” Pikirkan dulu tentang dirimu sendiri juga kamu tidak akan sanggup”.

    Panca indera manusia terbatas seperti mata, telinga, hidung, dll.

  118. sandi saputra 2 years ago   Balas

    kalau ada amalan tolong kasih amalan yang mujarab untuk melatih indra ke 6..

  119. danang 2 years ago   Balas

    Om ini quh gk prcaya.
    ini apha yaa saya bisa merasakan keluarga saya yg mau kecelakaan.
    mau tanya indera aphaan tuu tlong d Jwab>>>>>>>>>>>>>>>>>>

  120. Labib Ihza Mahendra 2 years ago   Balas

    stak ini mna bisa Allah Bsa Kita liat dgn indera ke enam

    klo bsa kita bisa dosa

  121. Atte Shernylia 2 years ago   Balas

    ALLAH SELALU ADA DALAM KAMU..

    • Amare Indonesya 2 years ago   Balas

      wallahu allam ,,,,,,,,,semoga kita semua bisa menjalin tali persaudaraan antar umat islam setelah adanya masalah ini ,,,amin

      ALLAHU AKBAR …..

  122. Cahaya Shelawat 2 years ago   Balas

    Assalamu’alaikumWr,Wb
    Subhaanallah, begitu besar tanda-tanda penciptaan Allah, baik nampak maupun samar, begitu besar kuasanya

  123. abdulla 2 years ago   Balas

    d`dalam islam ada ilmu laduni yg tidak bisah d`pelajari melainkan d`berikan kepada org yg d`kehendak`i dgn laduni Allah menampakan semua yg gaib menjadi nyata,

  124. Izzy 2 years ago   Balas

    smkin antum brusaha mncari, maka smakin antum trhijab. Keikhlasan adlh kunci nya ane rasa. Dah jalani z ibadah dg sgla krendahan hati n’ brpasrah-diri. Wallahu alam bishowab..

  125. Rahmat Unta 2 years ago   Balas

    salam damai wahai saudara se iman … :)
    semoga kita smua selalu dalam lindungan Allah semasa hidup di dunia dan kelak nanti di akhirat … :)

  126. Syam 2 years ago   Balas

    Teriima kasih buat penulis aku jadi bisa tau apa itu indra keenam..dan aku kurang setuju perkataan melihat ALLAH…mungkin yang dikatkan penulis adalah melihat kuwasa dan keagungan ALLAH

  127. Viastuty 2 years ago   Balas

    bagaimana seh caranya mengasah indra keenam itu??
    kadang2 apa yang aku fikirkan dan ketakutan akan terjadi sesuatu pasti jadi nyata, maka dari itu aku pengen mengasah kemampuanku ini,

  128. Hamba Allah 2 years ago   Balas

    Assalammualaikum. SAYA HANYA INGIN MENGATAKAN SATU KATA SAJA SAYAMERASAKANNYADALAMHATISAYADANSAYATAUSEMUARAHASIANYAKARNASAYADILAHIRKANKEMBALIUNTUKMEMPUNYAIAYAHDANIBUDISURGANANTIBUKANKAHALLAHADAYANGDIARAHASIAKANSESUATUATAUBANYAKPADAMANUSIAKARNAHAMBANYATIDAKPERLUTAUKARNAMASALAHPRIBADISESUATUCUMADENGANINIPIKIRANSAYADAPATPLONGBISACURHATPADAWABINIKARNASAYATIDAKMEMPUNYAITEMANYANGDAPATMENGHARGAISAYAKARNASAYASLALUDIHINAHANYAINIYANGDAPATSAYAKATAKANTERIMAKASIH wasallam do’akan saya menjadi sesuatu

  129. Hamba allah 2 years ago   Balas

    Assalamu ‘alaikum Wr Wb

    Saya sangat bersyukur dengan adanya paparan mengenai Indera keenam yang lebih dititik beratkan kepada masalah memaksimalkan peran hati dalam melihat kebesaran Allah karena memang orang yang punya hatilah yang bisa mengambil hikmah dari semua ciptaan Allah secara keseluruhan. karena orang yang tidak bisa melihat kekuasaan Allah melalui hati nya maka dapat dipastikan kita adalah orang sudah disesatkan oleh Allah.

  130. Vivi 2 years ago   Balas

    Like this…

  131. madi 2 years ago   Balas

    Assalamu ‘alaikum Wr Wb
    sadar lah wahai saudara ku…
    gak mungkin manusia bisa liat ALLAH,
    coba hayati kalimat ini
    nabi aja gak sanggup lihat ALLAH pa lagi kita.yang belum tentu betul shlatnya

    tolong direfisi kembali catatannya (melihat Allah).

    • Pammase 1 month ago   Balas

      Adapun Tentang Makrifat:
      1. AWALUDIN MA’RIFATULLAH Artinya :Awal agama adalah mengenal Allah.
      2. LAYASUL SHALAT ILLA BIN MA’RIFAT Artinya :Tidak sah shalat tanpa mengenal Allah.
      3. MAN ARAFA NAFSAHU FAKADE ARAFA RABBAHU Artinya :Barang siapa mengenal dirinya niscaya dia pasti akan mengenal Tuhannya.
      4. ALASTUBIRABBIKUM QOLU BALA SYAHIDNA Artinya :Bukankah aku ini Tuhanmu ? Betul engkau Tuhan kami,kami menjadi saksi.(QS.AL-ARAF 172)
      5. AL INSANNU SIRRI WA ANNALLAHU SIRRUHU Artinya :Manusia itu rahasiaKU dan akupun ALLAH rahasia baginya.
      6. WAFI AMFUSIKUM AFALA TUBSIRUUN Artinya :Aku ALLAH ada didalam Jiwamu mengapa kamu sendiri tidak dpt melihat (Q.s. Adz-Dzariyat:21)
      7. WANAHNU AKRABI MIN HABIL WARIZ Artinya :Aku ALLAH lebih dekat dari urat nadi lehermu.
      8. LAA TAK BUDU RABBANA LAM YARAH Artinya :Aku tidak akan menyembah Allah bila aku tidak melihatnya lebih dahulu (penglihatan mata hati)
      9. INNAHU ALIMUN BIZATISH SHUDUR Artinya: Sesungguhnya AKU ALLAH maha mengetahui segala isi hati (Q.s AL MULK:13).
      10. WA HUWA MA AKUM AINAMA KUNTUM Artinya: AKU ALLAH berada dimana saja kamu berada. (Q.s AL HADID:4).

  132. Pencari Jalan 2 years ago   Balas

    Rindu itulah yang aku rasakan saat ini, rindu padanya yang teramat sangat,
    bukankah kita telah bertemu dengannya dulu kala pada suatu kesaksian bahwa ia adalah tuhan kita semua

    “Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu mengeluarkan keturunan anak-anak Adam dari sulbi mereka, dan Allah mengambil kesaksian terhadap jiwa mereka (seraya berfirman), ‘Bukankah Aku ini Tuhanmu?’ Mereka menjawab: ‘Betul (Engkau Tuhan kami), kami menyaksikan’” (QS Al-A’raf [7]: 172).

    Aq ingin merasakannya lagi, Allah lebih dekat dengan urat leher
    mengenal diri, mengenal alam, perbanyak dzikir ,syahadat dengan aturan nafas
    membaca adalah berbagai upaya yang dapat kita tempuh

    doakan aq agar dapat merasakannya :)

  133. bunga 11 months ago   Balas

    salam gan

    • f4hm1 10 months ago   Balas

      waalaikum salam

  134. lutpeng.lutfi 9 months ago   Balas

    allah memang ada dihati. .dapat kita rasakan. .karna allah itu ada. .dan satu satunya yg pantas kita sembah. . Segala puji bagimu

  135. Elfi Oemar 6 months ago   Balas

    Allah swt berkuasa memasukkan Onta ke dalam lubang jarum tanpa mengecilkan Onta atau membesarkan lubang jarum….!
    Kalau Allah swt beri kemampuan kepada seluruh indera kita untuk berfungsi untuk melihat atau merasakan atau mendengar ataupun memikirkan zatNya, siapa yang bisa menyangkalNya..??
    Orang yang sukses itu hanyalah orang yang diberi kemampuan oleh Allah swt untuk TAAT kepadaNya dengan cara ikut Sunnah Nabi saw.
    Mamayuti’illahawarasulahu faqadfazafauzan’azima : inilah sukses yang besar menurut Allah swt…bukan sejauh apa kita faham akan Allah swt, Berapa banyak orang yang faham tapi mereka berbuat adalah berdasarkan sejauh mana ketakutannya kepada Allah swt yang di fahami.

  136. Maul 3 months ago   Balas

    assalamualaikum
    gara2 1 masalah yg menghantui hiduup saya
    saya seakan jadi menyerah dlm hidup ini
    saya sudah berdoa
    lalu apa yg hrus saya lakukan
    menyelesaikan kn nya?
    sudah sya coba tetapi selalu gagal

    • f4hm1 2 months ago   Balas

      waalaikum salam. jangan mau menyerah dengan masalah yang anda hadapi, tetap berdo’a semoga Allah memberikan jalan penyelesaian yang terbaik dan tentu juga, masalah yang anda hadapi harus diselesaikan

  137. borangg 2 months ago   Balas

    macam mana nk dapat tengok alam ghaib??

    • f4hm1 2 months ago   Balas

      kita tak dapat tengok keberadaan Allah yang ghaib, tetapi kita tau dan yakin bahwa Allah itu ada, ini dapat diketahui melalui segala ciptaannya

  138. abi 2 months ago   Balas

    Asalamualaikum khi
    Mungkin kalimat yg tepat ialah ” melihat kebesaran Allah ”
    Bukan “melihat Allah”
    Karna tidak ada satupun makhluk ciptaan Allah yg mampu melihat Allah
    Dengan latifatul Qolbi pun manusia hanya mampu melihat kebesarannya
    Mohon maaf
    Ana hanya sekedar meluruskan

    • f4hm1 2 months ago   Balas

      tiada manusia yang mampu melihat Allah dengan kasat mata, tapi berkenaan dengan tulisan ini, penulis bermaksud mangajak untuk melihat Allah melalui ciptaanNya dan segala hal yang terjadi di dunia ini

  139. zeco 2 months ago   Balas

    Alloh itu dekat kawan,dia selalu senantiasa ada di hati kita. lebih dekat dari apapun,kita bisa merasakan kehadiran NYA yaitu dengan hati,ingat lah DIA ,jika menangis berarti dia dekat dengan kita, Meskipun dosa2 ini telah mengurung kita.

  140. kucur.imoet@gmail.com 4 weeks ago   Balas

    barang siapa( manusia)yang menentang ALLOH ,maka sesungguhnya ALLOH SANGAT KERAS hukumanNYA.
    (surat al hasyr ayat 4)
    ayat di atas membuktikan : bahwa manamungkin ALLOH akan menghukum dirinya sendiri.
    yg benar adalah yg akan di hukum OLEHALLOH .adalah manusia makhluk ciptaan.NYA ALLOHUKHOLIQ.
    sodaqALLOHUA’LIYYUL A’DHIIM. MAHA ALLOH DENGAN SEGALA FIRMANNYA

Leave a Reply